wisata

Sewa Mobil Solo ke Watu Kandang Matesih, Lokasi Peninggalan Prasejarah Indonesia

Sewa Mobil Solo ke Watu Kandang Matesih, Lokasi Peninggalan Prasejarah Indonesia

Sewa Mobil Solo kali ini merekomendasikan lokasi wisata peninggalan sejarah di daerah Matesih, Karanganyar. Lokasi peninggalan era Megalitikum itu bernama Watu Kandang. Jasa sewa mobil Solo IxoTransport menyediakan paket wisata perjalanan ke Watu Kandang, Matesih. Anda hanya tinggal menghubungi kontak yang tersedia di situs ini.

Bernama lengkap Situs Purbakala Watu Kandang Ngasinan, lokasi peninggalan bersejarah ini terletak di Dukuh Ngasinan Lor, Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Jika Anda pernah melewati jalan tembus Tawangmangu-Matesih, Anda pasti bisa melihat situs ini di pinggir jalan. Manfaatkan promo paket wisata ke Watu Kandang oleh jasa sewa mobil Solo IxoTransport.

Warga sekitar tidak banyak yang mengetahui bahwa di pinggiran jalan tembus Tawangmangu-Matesih ada situs wisata yang sangat penting ini. Tidak heran jika nantinya Anda menemukan tidak ada perlakuan khusus terhadap situs ini ketika Anda sampai ke tempat tersebut.

Kompleks Watu Kandang terdiri dari batu-batu yang terderet dan tertata rapi. Para ahli memperkirakan bahwa situs Watu Kandang sudah ada sejak sebelum candi-candi di Indonesia berdiri.

Kompleks Watu Kandang terletak di sebuah tanah persawahan. Aliran air mengalir sepanjang tahun di wilayah tersebut.Watu Kandang adalah situs yang mendokumentasikan berbagai jenis dan bentuk peninggalan jaman Megalitikum atau jaman kira-kira 2000 tahun yang lalu.

Peninggalan pertama adalah sebuah Punden Berundak. Dengan letaknya yang berdiri condong, punden berundak ini berciri mirip seperti punden berundak yang biasanya disembah masyarakat jaman Megalitikum. Kemungkinan besar, nenek moyang kita dahulu menjadikan punden berundak ini sebagai tempat melakukan ritual spiritual mereka.

Hubungi jasa sewa mobil Solo untuk memesan paket wisata jalan-jalan ke Watu Kandang.

Salah satu jajaran Watu Kandang juga berbentuk seperti Menhir. Ukurannya cukup besar dan berdiri tegak, kemungkinan berfungsi sebagai tugu. Menhir dan Punden Berundak yang ditemukan di Watu Kandang memperlihatkan bahwa kawasan ini dahulu adalah tempat suci pemujaaan roh-roh nenek moyang.

Peninggalan lainnya adalah Dolmen. Meja batu kuno ini terletak di tengah-tengah peninggalan Watu Kandang. Kemungkinan, Dolmen digunakan sebagai tempat untuk meletakkan sesaji yang dipersembahkan kepada roh nenek moyang jaman Megalitikum.

Watu Kandang Matesih

Kemudian, ada sebuah batu yang dinamakan Watu Dakon. Batu itu bentuknya berlubang-lubang seperti alat untuk memainkan permainan tradisional dakon. Batu tersebut dihiasi oleh Tapak Bima atau Cap Kaki Werkudoro.

Untuk meletakkan jenazah, para warga Megalitikum menggunakan Kubur Batu. Yang ditemukan di Watu Kandang adalah kubur batu dengan ukuran batu dan jarak batu sama dan teratur. Bentuk kubur batu adalah segi empat.

Kerajinan tangan berupa manik-manik dengan beragam bentuk serta gerabah dari tanah liat juga ditemukan di sini. Ada gerabah berupa periuk dan mangkuk. Sedangkan manik-maniknya terbuat dari batu kornelion berbentuk silinder, cornder, heksagonal, dan tetragonal.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s